Kamis, 07 Mei 2009

Miss Information

Tiada yang menjengkelkanku pada hari itu selain telat menghadiri pesta perkawinan salah seorang teman yang kukenal di LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial) karena miss information. Begini selengkapnya.

Siang itu, sabtu 17 januari 2009. Sekitar jam 12 lebih seperempat, di tengah panasnya terik mentari dan debu yang beterbangan, aku meluncur dari ciputat menuju tempat pesta perkawinan di Kembangan Utara, jakarta barat.



Masih teringat telepon dari temanku seminggu sebelumnya memberitahukan pesta perkawinannya. Aku yang baru bangun tidur, nyawa belum kumpul, tidak sempat mendengar dengan teliti apa yang ia ucapkan mengiyakan saja untuk datang. Nah akhirnya pada harinya aku lupa tempatnya di daerah mana. Maka ku sms yang punya hajat untuk menanyakan rutenya lalu diberitahu oleh dia. Kemudian ku telepon temanku untuk menanyakan waktu pesta pernikahan namun tidak ada yang mengangkat. Praktis aku hanya mengandalkan ingatan dan dugaan tentang waktu pernikahannya.

Setelah bertanya sana-sini akhirnya sampailah kami di tempat kondangan yang masih dalam kompleks kantor walikota jakarta barat. di depan pintu masuk tertulis nama temanku yang sedang hajatan disitu lengkap dengan janur kuningnya. Maka tak salah lagi ini tempatnya

Biasanya kita tahu bahwa di tempat itu ada kondangan. Dari keramaiannya, dari berdirinya tenda, dari jejeran mobil atau motor yang sedang parkir, serta dari pak ogah dadakan yang memanfaatkan suasana untuk mengais lembaran Kapitan Pattimura. Namun entah mengapa suasana terasa sepi sekali pada saat aku memasuki halaman walikota jakbar. Seolah tidak ada yang hajatan disini.

Tidak ada orang yang berlalu lalang, tidak ada mobil dan motor yang berjejeran, tidak ada musik daerah yang biasanya mengalun pada acara hajatan.
Sepi, senyap, lenyap.
Kami berputar-putar di halaman gedung dan tak menemukan tanda-tanda ada hajatan hingga kami balik lagi ketempat satpam dan bertanya.
“dimana pak yang kondangan”
“oh itu dekat masjid” kata satpam

Dan benar saja. Setelah kami mendekat, kulihat senyum wajah temanku bersama keluarganya yang sedang duduk di teras masjid nampak kelelahan. Lebih dari 10 orang ada disitu. Dengan beberapa plastik besar makanan & minuman yang masih tersisa.

“apa ini, masa pengantin ada disini? mana ruang hajatannya? Mana pengantin prianya?” kataku dalam hati.
Aku mendekat. Temanku nampak semakin sumringah kemudian tertawa melihatku. Menakutkan.

kami jadi salah tingkah namun masih bisa menguasai diri dengan menggunakan ilmu psikologi (apa coba hubungannya). Demi menjaga privasi anggaplah temanku bernama dewi, bukan dewi sandra atau sandra dewi, tetapi dewi ajah. Ingat, penggunaan ajah disini bukan nama kepanjangan.

Kami bersalaman dengan dewi dan keluarga besarnya. dewi memperkenalkan suaminya yang ternyata duduk di sampingnya memakai kaos, celana bahan dan sendal jempit.
“ha!! Kostum pengantin prianya kaya gini, kaga ada yang lebih jelek?” kataku dalam hati.

Berbeda dengan temanku yang memakai jilbab berwarna coklat dengan lilitan pita berbentuk kembang di sampingnya. Pakaian yang dipakainya adalah baju kebaya berwarna hijau dan kain kebaya berwarna coklat. serta memakai sepatu sandal yang tinggi haknya. Seolah temanku tahu apa yang ada di dalam pikiranku ia berkata
“dia udah ganti baju kok”
Ajaib, temanku bisa membaca pikiranku, sudah menjadi paranormal rupanya dewi. seperti mama laurent atau ki joko bodo.

Tidak ada bangku tidak ada kursi. Kami duduk di pelataran masjid sejajar dengan si pengantin tanpa beralaskan kasur (ya iyalah emang mau tidur). Awalnya kaku. Aku merasa temanku malu padaku entah mengapa.

untuk mencairkan suasana kubuka obrolan kami dengan membaca basmalah & surat alfatihah (sukuran kali).
Aku :“duh maaf ya dew, telat datangnya”
Dewi : “oh gapapa rif, santai aja. Emang kenapa bisa telat?”
Aku : “ya itu dia dew, gw lupa jam berapa selesai hajatannya. Waktu gw nelp lo buat nanyaan itu, kaga ada yang ngangkat”
Dewi : “emang jam berapa lo nelponnya?”
Aku : “sekitar jam setengah10an deh, kalo ga salah (berarti bener)”
Dewi : “oh jam segitu, tuh HP lagi dipegang ade gw. Jam segitu kan gw lagi siap-siap akd nikah. Lagi sibuk kali dia”
Aku : pemirsa. Demikianlah wawancara kami yang singkat dengan sang pengantin. Dari walikota jakbar, Arif Riyadi melaporkan” (kaga nyambung).

Perlu diketahui bahwa pesta pernikahan hanya berlansung 2 jam. Dari jam 11.00 sampai jam 13.00 pada hari sabtu. Aku yang datang jam dua siang tentunya telat satu jam. Dan hebatnya bukan hanya aku yang datang telat ada juga yang lain.

Cukup lama kami mengobrol. Lalu topik obrolan kami beralih pada suami dewi yang sepertinya wajahnya tak asing bagiku. aku pernah melihatnya namun lupa dimana.
Aku : “kaya pernah ngeliat deh”
Suami dewi : “masa, dimana??”
Aku : dimana ya? Kayanya di LP3ES deh.
Suami dewi : ah. LP3ES apaan tuh? Baru denger?
Aku : masa sih ga tau. Perasaan orang LP3ES deh.
Suami dewi : apaan ya LP3ES.
Suasana obrolan jadi kaku & membuat bulu kuduk merinding. aku bersikukuh merasa melihat suami dewi di situ. Namun ucapan dewi membuyarkan kekakuan kami
“Rif, dia itu emang di LP3ES. Waktu workshop kan ketemu?”
Aku : “Tuh kan Bener”.
Suami dewi cengengesan tanpa merasa berdosa karena telah membuat pembicaraan menjadi tidak menyenangkan dan ga nyambung.
“ada aja orang kaya gini. Ngaku ke’ dari pertama” gerutuku dalam hati.
Kudoakan kelakuan suaminya bisa berubah, ga jayus lagi seperti ini.

Akhirnya kami pamit pulang. Saat bersalaman ku doakan dewi. “mudah-mudahan rumah tangganya menjadi rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warohmah. Di berikan kebahagiaan dalam menjalankan biduk rumah tangga. Di mudahkan rezekinya, di berikan keturunan yang sholeh. “amin” jawab keluarganya serempak. (kaya khotbah penghulu perkawinan)

Setelah bersalaman dengan semua yang ada disitu kami pun pulang. Dan perlu diketahui, kami tidak disediakan makanan & minuman padahal kami ngobrol sampe setengah jam. ironis.

kalian pernah ga mengalami situasi seperti ini??

Selengkapnya »»

Senin, 13 April 2009

TAG CLOUD YANG MENAWAN: BLOGUMUS


Blogumus merupakan widget tag cloud dengan pergerakan yang menawan.
tulisan di dalam widget ini dapat berputar-putar ke segala arah bila anda menempelkan kursor pada salah satu tulisan di dalamnya. widget ini menggunakan kombinasi dari java script dan animasi flash agar dapat di pajang di blogmu. dengan keunikan tersebut cukuplah untuk bisa semakin mempercantik tampilan blog agar semakin menawan.

contohnya dapat dilihat di samping kanan blog ini pada kotak berwarna biru dengan tulisan-tulisan yang membentuk bola didalamnya.

langsung ikuti langkah-langkah berikut ini untuk menginstal blogumus di dalam blogmu:



1. Masuk ke tata letak blog kamu
2. Kemudian klik edit html
3. Jangan lupa back up dulu template blog kamu di komputer atau flashdisk sebelum mengedit html untuk menghindari hal-hal yang tak di inginkan.

4. kemudian di edit template lihat di kanan atas terdapat tulisan expand template widget. terdapat kotak kecil di depannya. klik kotak tersebut, akan muncul tanda centang.

5. kemudian cari kode di bawah ini.

<b:section class='sidebar' id='sidebar' preferred='yes'>

6. masukkan kode warna hijau tepat dibawah kode di atas

<b:widget id='Label99' locked='false' title='Labels' type='Label'>
<b:includable id='main'>
<b:if cond='data:title'>
<h2><data:title/></h2>
</b:if>
<div class='widget-content'>
<script src='http://halotemplates.s3.amazonaws.com/wp-cumulus-example/swfobject.js' type='text/javascript'/>
<div id='flashcontent'>Blogumulus by <a href='http://www.roytanck.com/'>Roy Tanck</a> and <a href='http://www.bloggerbuster.com'>Amanda Fazani</a></div>
<script type='text/javascript'>
var so = new SWFObject(&quot;http://halotemplates.s3.amazonaws.com/wp-cumulus-example/tagcloud.swf&quot;, &quot;tagcloud&quot;, &quot;240&quot;, &quot;300&quot;, &quot;7&quot;, &quot;#ffffff&quot;);
// uncomment next line to enable transparency
//so.addParam(&quot;wmode&quot;, &quot;transparent&quot;);
so.addVariable(&quot;tcolor&quot;, &quot;0x333333&quot;);
so.addVariable(&quot;mode&quot;, &quot;tags&quot;);
so.addVariable(&quot;distr&quot;, &quot;true&quot;);
so.addVariable(&quot;tspeed&quot;, &quot;100&quot;);
so.addVariable(&quot;tagcloud&quot;, &quot;<tags><b:loop values='data:labels' var='label'><a expr:href='data:label.url' style='12'><data:label.name/></a></b:loop></tags>&quot;);
so.addParam(&quot;allowScriptAccess&quot;, &quot;always&quot;);
so.write(&quot;flashcontent&quot;);
</script>
<b:include name='quickedit'/>
</div>
</b:includable>
</b:widget>

8. simpan template, kemudian lihat hasilnya...

terima kasih kepada:
Blogger buster
eblogtemplates
babi tampan untuk requestnya

Selengkapnya »»

Rabu, 25 Maret 2009

Akhirnya Post Comment di semat di bawah entry bisa juga

akhir-akhir ini aku di pusingkan dengan tidak berfungsinya post comment untuk disemat di bawah entry. padahal untuk memudahkan komentar justru post comment yang langsung ada di bawah entry menjadi wajib hukumnya.

setelah browsing kesana kemari + kutak kutik edit HTML di tata letak berkali-kali akhirnya bisa juga. terima kasih untuk oom blog dan kang rohman atas informasinya. dengan memadukan informasi dari kedua master ini aku dapat memiliki post comment seperti yang lainnya.

bagi yang punya masalah sepertiku

silahkan lihat blog kang rohman & O-om Blog. baca dengan teliti ya agar berhasil.

Selengkapnya »»

Senin, 23 Maret 2009

Air Terjun Cibeureum: objek wisata yang sangat mempesona

Air Terjun Cibeureum berlokasi di cibodas, kabupaten cianjur, provinsi jawa barat. kurang lebih 100 KM dari jakarta atau perjalanan 2 jam. merupakan lokasi wisata yang terletak di dalam taman nasional gunung gede pangrango. sebuah taman nasional yang mempunyai luas sekitar 21.975 hektar dengan hutan hujan tropis yang ditumbuhi berbagai jenis tanaman dan hewan langka. di kawasan cagar alam ini pula terdapat tanaman pemakan serangga (Kantong Semar) atau jamur yang mengeluarkan cahaya. di lokasi air terjun cibeureum sendiri terdapat 3 air terjun. air terjun cikundul, air terjun cidenden dan air terjun cibeureum.



air terjun cikundul merupakan air terjun yang lokasinya paling mudah dijangkau dan paling banyak volume airnya diantara ketiga air terjun tersebut. biasanya cikundul merupakan lokasi favorit untuk pengambilan foto bagi para pengunjung. air terjun cidenden lokasinya terletak di tengah-tengah antara cikundul dan cibereum. merupakan air terjun yang sangat indah karena barisan tebing bagian atasnya yang tidak ditumbuhi lumut dan sekitar air terjun di tumbuhi oleh bunga. sedangkan air terjun cibeureum adalah yang paling dingin airnya. biasanya pengunjung hanya bisa berfoto-foto dari jauh dikarenakan lokasi air terjun tersebut yang terhimpit dengan tebing dan begitu dinginnya air dari air terjun tersebut laksana es.

pada tanggal 18 maret kemaren tepat pada hari ulang tahunku. kami berempat mengunjungi cibeureum untuk refreshing. untuk menuju kesana kami mengendarai motor dari ciputat, tangerang. selain ongkosnya lebih murah, kami dapat berhenti di tempat yang kami suka untuk menikmati pemandangan alam yang indah di sekitar kawasan puncak.

Dengan membayar 12000 rupiah untuk 2 motor & 4 orang, kami masuk di kawasan wisata cibodas, pintu masuk menuju taman wisata cibodas, Air terjun cibeureum, dan pendakian gunung gede pangrango. untuk menuju air terjun cibeureum sendiri kami harus merogoh kantong lagi sebesar 3000 rupiah di pos pelaporan.

Lokasi air terjun cibeureum dapat dicapai dengan menanjak kurang lebih 2.8 km atau 1.5 jam perjalanan. dengan ditemani udara pegunungan yang menyejukkan kami memulai pendakian. ini adalah ketiga kalinya aku mengunjungi air terjun ini.

di kiri kanan jalan yang telah tersusun oleh batu berundak-undak, pohon-pohon rasamala yang tinggi besar yang kadang mencapi ketinggian 60 meter menjadi pemandangan yang sedap dipandang mata. atau bila sedang beruntung kita dapat melihat owa jawa. salah satu spesies monyet yang bertaring seperti drakula, tidak berekor dan hampir punah.

di tengah perjalanan kami berjumpa dengan telaga warna atau telaga biru. sebuah telaga yang warnanya berubah-ubah terkadang hijau terkadang biru. di lokasi tersebut terdapat pos untuk beristirahat yang kebetulan sedang dipakai oleh rombongan murid sekolah untuk beristirahat.

Setelah berjalan hampir satu jam akhirnya sampailah kami di jembatan gayongong. jembatan dari kayu yang dibangun untuk memudahkan pengunjung berjalan di atas rawa-rawa yang di tumbuhi oleh rumput gayongong yang tingginya lebih dari 2 meter. jembatan itu sendiri panjangnya sekitar 500 meter dengan pemandangan puncak gunung gede pangrango yang dapat terlihat bila cuaca sedang cerah.


Jembatan Gayonggong

hampir satu setengah jam kemudian, dari kejauhan terdengar suara air terjun yang deras mengalir. sudah dekat rupanya hingga semangat kami terpompa berkali-kali lipat untuk secepatnya sampai. semakin dekat air terjun, terlihat gugusan karang abu-abu terjajar rapih seakan dibelah oleh air terjun berwarna putih bersinar tertimpa matahari yang deras mengalir menyusuri tebing. sebuah sketsa alam yang hanya dapat dibuat oleh Sang Maha Pencipta.

sampailah kami di lokasi wisata air terjun cibeureum. sebuah perasaan gembira dan puas langsung menyelubungi hati kami melihat pemandangan begitu indah di depan mata. tak sabar rasanya ingin merasakan dinginnya air alami pegunungan dan berfoto-foto sampai puas.

ki-ka : Acu, Arif, Irma, Ustman

Selengkapnya »»

Kamis, 12 Maret 2009

Kartu Payoner Yang Ku tunggu

Akhirnya kartu payoner untukku datang juga..
walau aku agak sedikit lupa username dan pasword yang kugunakan untuk mendaftar tapi aku bergembira karena akhirnya nyampe juga ke rumah dengan selamat. sudah lebih dari satu bulan aku menunggu, kesabaranku terjawab.

terima kasih untuk exelinca atas petunjuk praktisnya mendapat kartu tersebut dengan gratis.
tapi aku masih bingung nih


cara gunainnya semaksimal mungkin caranya bagaimana.
ada yang bisa membantu??

Selengkapnya »»

Sabtu, 28 Februari 2009

Misteri Kampung Ciaul

Setelah selesai mewawancarai 2 orang di kampung pangkalan, aku bergegas menuju kampung ciaul. kampung kedua yang kudatangi dalam survey ini. Terletak di dataran yang lebih rendah daripada kampung pangkalan dengan mata pencaharian sebagian besar penduduknya berkebun dan buruh perkebunan.


Sesampainya disana langsung kusuruh ajudanku Olil (bukan nama sebenarnya) yang juga merangkap sebagai tukang ojek untuk mencari tahu lokasi rumah ketua RT. Kebetulan kami berhenti di depan pos ronda dan ada beberapa orang yang sedang duduk-duduk sambil mengobrol disitu.


Dari berberapa informasi yang telah dihimpun dan diolah datanya oleh olil, akhirnya ia berkata.

“dengan melihat perkembangan yang terjadi di lapangan. Maka dengan ini aku berketetapan untuk mengusulkan kepada anda jangan kerumah RT. Langsung saja kerumah RW (rukun warga)".


“memangnya mengapa wahai ajudan” tanyaku sambil bergaya seperti wayang orang yang siap pergi berperang.


“begini, hasil olahan data menunjukkan bahwa ketua RT tidak dapat ditemui karena sedang sakit” kata sang ajudan sambil bergaya seperti gatotkaca kesamber petir.


“oh begitu. Baiklah kita menuju istana tempat ketua RW tinggal” kataku sambil bergaya seperti arjuna menembakkan busur panah dari gabus.

“baik paduka” kata olil sambil menyatukan kedua telapak tangannya di atas kepala.

(loh kok jadi kaya wayang orang). ya, intinya dengan menempuh segala resiko yang ada kita berangkat menuju rumah ketua RW yang ada di samping pos ronda.


Rumah ketua RW terbilang cukup bagus disana. Dindingnya tidak lagi menggunakan papan tetapi telah menggunakan tembok dengan atap dari genteing berwarna merah. Lantainya pun telah diberi keramik berwarna putih sampai ke serambi di depan rumahnya dengan tumbuhan yang tertata rapi sebagai pagarnya.


Pada saat kami kesana kebeulan ketua rw sedang tidak berada di tempat. Beliau sedang berada di kebunnya. Kami pun menunggu ketua rw layaknya menunggu antrian dalam membayar tagihan listrik. Tak lama kemudian lalu masuklah seseorang kedalam rumah dan mengajak kami bersalaman. Berperawakan sedang berumur sekitar 30an tahun memakai baju yang agak kotor terkena tanah.

“tunggu sebentar ya. Saya ganti baju dulu” katanya.



Beliau adalah ketua RW setempat yang tadi kami tunggu kedatangannya. Anggaplah nama beliau Maman yang tentunya bukan Maman Abdurahman salah satu pemain dari tim nasional indonesia. Setelah berganti baju dan menyisir rambut dengan gayanya menyisirnya yang elegan. beliau duduk ditempat yang telah disediakan.

Kami pun memperkenalkan diri dan menerangkan maksud dan tujuan kami datang kemari.

“oh begitu” kata pak maman dengan mimik muka yang serius.


Kami mengiyakan.


Kemudian beliau beranjak dari tempat duduknya dan mendekati lemari, mengeluarkan setumpuk kertas dari dalamnya, Kemudian memilah data-data yang diperlukan olehku.


“ini data kepala keluarga yang ada disini” katanya.


“saya salin dulu ya pak” sambil mengambil secarik kertas berisi data yang diperlukan.


“oh silahkan”.



Sambil menyalin data tersebut kami mengobrol. Dari obrolan itulah diketahui bahwa fungsi ketua RT di rt yang kusurvey hanya sebagai formalitas. Karena segala kegiatan ke-rt-an beserta segala permasalahan yang ada di warganya di urus oleh pak maman yang masih satu RT rumahnya dengan RT yang kusurvey.



Dari informasi yang kudapat dari pak maman diketahui bahwa ketua RT setempat sedang menderita penyakit aneh. penyakit yang tidak bisa diketahui penyebabnya, tidak dapat dijelaskan secara ilmiah oleh dokter yang memeriksanya. Penyakit itu mempunyai ciri Perut membesar seperti perempuan yang sedang hamil dan rasa nyeri luar biasa pada saat-saat tertentu. Sudah di periksakan ke dokter namun setelah di periksa tidak ditemukan penyakit apapun serta gejala apapun di dalamnya.



Kasus yang telah menggemparkan warga setempat hingga masuk headline surat kabar tengah malam itu (mang ada apa) telah memunculkan beberapa spekulasi yang berkembang di masyarakat. Ada yang berpendapat bahwa itu adalah penyakit kiriman, ada yang berpendapat bahwa itu adalah kerjaan jin, ada berpendapat bahwa karena kualat, atau yang terkesan agak ilmiah bahwa jenis penyakit itu belum dapat terdeteksi oleh para dokter, dan lain sebagainya.


Terlepas dari spekulasi yang beredar di masyarakat, Sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari instansi kesehatan baik di tingkat kelurahan maupun di tingkat kecamatan atau yang lebih tinggi untuk melakukan penelitian & pemeriksaan lebih mendalam sehingga dapat diketahui penyebab dari penyakit yang aneh itu. Dengan harapan agar bisa di carikan obatnya Dan pria itu dapat hidup kembali seperti sedia kala. Tidak mengurung dirinya lagi di dalam rumah karena malu.


Ada pula hal lain yang kudengar dari obrolan itu dan olil pun yang tinggal agak jauh dari kampung ini juga mengetahuinya. Sebuah berita yang sukar di percaya oleh nalar kita, sebuah berita yang perlu di cek kebenarannya. Katanya, di RW sebelah sekitar dua minggu yang lalu, baru saja lahir seorang bayi dengan berat sekitar tiga kilogram tanpa proses kehamilan.

sukar dipercaya


Ingin sekali aku datang untuk memastikannya. Namun karena sempitnya waktu yang ada dan sudah hampir malam, membuatku mengurungkan niat untuk mendatangi rumah yang sebenarnya tidak terlalu jauh. Untuk mengobati rasa penasaranku melihat langsung bayi tersebut beserta ibunya..


Setelah mewawancarai dua orang di RT ini, Aku minta izin pada pak rw untuk ke kampung selanjutnya. Namun rupanya istrinya telah menyiapkan makan malam. Kami pun makan dengan lahap karena tadi siang kami tidak makan. lalu aku disuruh menginap oleh pak maman. Namun dengan berbagai pertimbangan akhirnya aku pamit untuk ke kampung selanjutnya.


Bersambung...



Selengkapnya »»

BlogLog

teman2ku

Tentangku

Foto Saya
Bekasi, Jawa Barat, Indonesia

Banner

  © Blogger template 'Tranquility' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP